Wednesday, January 22, 2014

Apa yang harus saya lakukan untuk mengubah Nasib ???

Well, Nasib seseorang itu bukan berdasarkan Ramalan Pandita atau Ramalan Horoscope. Boleh aja kita lihat-lihat dan catat sebagai referensi tapi jangan dijadikan patokan karena nantinya jadi berimbas kurang baik pada diri kita.sebagai contoh konkret saya sering melihat peruntungan di berbagai media seperti koran yang menyediakan layanan Horoscope Mingguan, Zodiak Cina, Shio Cina dan Kalender Bali. saya banyak mengambil banyak Referensi dari sana dan menjadikan hidup saya jauh lebih baik dan baik lagi http://www.kalenderbali.org/grafiknasib.php?tanggal=15&bulan=10&tahun=1989&Submit=Hasil.

Saya Berzodiak Ular, lahir pada tahun 1989, tepatnya 15 Oktober 1989, jadi apa yang saya lakukan ??
atau bagaimana Flukturasi Kehidupan serta Garis Nasib Saya menurut kalender Pal Sri Sedana  yang jatuh pada Redite Umanis Merakih?? saya jawab yaa, menurut Agama dan dan kepercayaan saya, bukti literatur dan pengalaman saya.


بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
لَهُ ۥ مُعَقِّبَـٰتٌ۬ مِّنۢ بَيۡنِ يَدَيۡهِ وَمِنۡ خَلۡفِهِۦ يَحۡفَظُونَهُ ۥ مِنۡ أَمۡرِ ٱللَّهِ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا 
بِأَنفُسِہِمۡ‌ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوۡمٍ۬ سُوٓءً۬ا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۥ‌ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ (١١)
 [English]

For each (such person) there are (angels) in succession, before and behind him: they guard him by command of Allah. Verily never will Allah change the condition of a people until they change it themselves (with their own souls). But when (once) Allah willeth a people's punishment, there can be no turning it back, nor will they find, besides Him any to protect. (11)


[Malay]


Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya. (11-Ar Ra[adu).

Subhanallah, Maha Suci Allah dengan sebaik-baiknya Mushaf Al-Quran dan dan sebaik-baiknya nabi yang telah ia perintahkan untuk kita Nabi Muhammad SAW.

jadi kita langsung berbicara pada kesimpulan, apa yang harus kita ambil sebagai pelajaran dari hal ini ??

1. Perbanyak Ikhtiar Haruslah ekstra
2. Perbanyak Sholat Malam
3. Perbanyak Dzakat
4.Perbanyak Amalan-amalan yang sekirannya mendatangkan rezeki, panjang umur, kesehatan dan pikiran kita, seperti contohnya doa pagi-sore, puasa, silahturahmi, dan dzakat.
5. Perbanyak Dzikirullah, mohon ampun pada Allah karena kita melihat apa-apa yang menjadi kodrat Allah dan apa-apa yang yang sudah terulis dalam Kitab Lauful Masfud dan apa-apa yang telah dibisikan Syetan kepada kita.
6.Perbanyak Doa serta
7. Berbakti pada orang tua kita yang masih hidup terutama IBU kita sendiri.
8. Kalau tidak berhasil, kita ikhtiar lagi dan lagi jalankan dari point nomer 1 dan ingat sabar itu harus !!!!

Sabar Itu harus, berhentinya setelah kita wafat, sabar itu memudahkan jalan kita, jalan menuju kebaikan. Insya Allah.

No comments:

Post a Comment